
Tasikmalaya — Keluarga besar MTsN 14 Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Istigotsah dan Sholat Istisqo di Lapangan MTsN 14 Tasikmalaya pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, serta jajaran madrasah dengan penuh kekhusyukan sebagai ikhtiar spiritual memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di tengah kondisi kemarau yang melanda sejumlah wilayah.
Suasana lapangan madrasah tampak khidmat sejak pagi. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan istigotsah, dzikir, dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Istisqo secara berjamaah. Seluruh jamaah memanjatkan doa dengan penuh harap agar Allah SWT memberikan rahmat-Nya berupa hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, pertanian, serta kelestarian lingkungan.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah Istisqo yang mengajak seluruh jamaah untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Dalam khutbah tersebut disampaikan bahwa ada tiga amalan agar segera turun hujan, yaitu :
1. Taubatan Nasuha dengan memperbanyak istigfar
Jamaah diajak untuk memperbanyak memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa dan kesalahan. Istigfar merupakan bentuk kerendahan hati seorang hamba sekaligus pintu datangnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
2. Meninggalkan kedzoliman
Khutbah mengingatkan pentingnya menjauhi segala bentuk kedzoliman, baik kepada sesama manusia maupun terhadap lingkungan. Bersikap adil, saling menghormati, dan tidak merugikan orang lain menjadi bagian dari ikhtiar memperoleh pertolongan Allah SWT.
3. Memperbanyak beramal saleh dan berdoa kepada Allah SWT
Amalan saleh seperti bersedekah, membantu sesama, menjaga silaturahmi, serta memperbanyak doa dengan penuh keyakinan menjadi wujud ketaatan yang diharapkan mengundang turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Kepala MTsN 14 Tasikmalaya, Tatang Hermanto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Istigotsah dan Sholat Istisqo bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan pendidikan karakter spiritual yang menanamkan nilai tawakal, kepedulian, dan ketakwaan kepada peserta didik.
“Melalui Istigotsah dan Sholat Istisqo ini, kita mengajarkan kepada seluruh warga madrasah bahwa setiap ujian, termasuk musim kemarau, hendaknya dihadapi dengan ikhtiar lahir dan batin. Kita berusaha menjaga lingkungan, sekaligus memohon dengan penuh kerendahan hati kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Tatang Hermanto.
Beliau juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kebiasaan beristigfar, memperbanyak amal saleh, serta mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar MTsN 14 Tasikmalaya dalam membangun madrasah yang Berakhlak Mulia, Terampil, dan Visioner.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, mengampuni dosa-dosa, serta segera menurunkan hujan yang bermanfaat bagi seluruh makhluk di bumi.
Editor: Tim Humas MTsN 14 Tasikmalaya





Masya Alloh, tidak hanya jasmaniah, ruhaniyah juga selalu dibimbing, dan bina, semoga semakin maju dan selalu menjadi madrasah yang unggul.,
Amiiin yraa
Saat ikhtiar bumi sudah maksimal, saatnya jalur langit kita maksimalkan. Bravo Tsanepatlas Tasikmalaya
Do’a usaha dn Ikhtiar, selalu di panjatkan kpd yg maha Kuasa,. 🤲
Alhamdulillah Barokalloh,,,Semoga Semua Hajat Kita di Kabulkan Alloh SWT. Amiin.